3 Tersangka Utama Dalam Krisis Manchester United

krisis manchester united

Kompetisi liga inggris atau EPL hanya berjalan sekitar dua minggu tetapi Manchester United telah terlihat sebagai tim dalam krisis dibawah manajer Jose Mourinho. Kekalahan 3-2 dari Brighton Hove Albion setelah kemenangan tipis 2-1 dari Leicester City di Old Trafford menyembulkan masalah masalah di kubu red devils tersebut.

Bursa taruhan judi bola pun bereaksi dimana Manchester United sekarang berada di belakang tim tim seperti Liverpool, Chelsea bahkan Tottenham sebagai favorit juara EPL. Odds Manchester United mencapai sampai dengan 25/1 di beberapa situs judi ternama dunia seperti William Hill dan Ladbrokes.

Tidak diragukan lagi Manchester United sedang menjalani masa krisis mereka, sekarang saatnya kita membahas serta mencari kambing hitam dibalik krisis Manchester United tersebut. Walaupun hampir dipastikan seluruh aspek serta yang terlibat didalam klub tidak bisa menghindar dari the blame game ini.

The Special One Jose Mourinho
Hampir disemua kejadian, semua kesalahan maupun kegagalan tetap ditanggung oleh pelatih atau manajer terlebih dahulu. Jose Mourinho juga tidak terkecuali, jika gagal membalikkan keadaan maka dia akan membayar mahal kegagalan tersebut.

Walaupun memiliki nama besar dengan keberhasilannya meracik tim tangguh di Inter Milan, FC Porto serta Chelsea tetapi Mourinho masih belum berhasil memberikan sentuhan midasnya di Old Trafford. Taktik cerdik, kepercayaan diri tinggi, kemampuan memberikan motivasi kepada pemainnya seperti semua hilang serta tidak kelihatan di Manchester United.

Mourinho terlihat seperti pelatih yang ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan permainan permainan atraktif dari rival rival utamanya di Pep Guardiola, Mauricio Pochettino serta Jurgen Klopp. Mourinho memang tidak menyembunyikan rasa frustasinya sebelum kompetisi dimulai dengan kegagalan mendapatkan beberapa pemain yang diinginkannya.

ikuti juga artikel agen domino 99

Para Pemain Sendiri
Pemain pemain terdaftar Manchester United merupakan pemain pemain kaliber kelas dunia, sebagian besar terlibat dalam piala dunia 2018 merupakan bukti mereka terdiri dari pemain pemain internasional dunia.

Hampir semua terlihat tampil lesu serta tidak terlihat fighting spirit yang terkenal sebagai pemain Manchester United di era Sir Alex Ferguson. Permainan jelek saat menghadapi Brighton Hove Albion merupakan tanda tanda krisis masih belum berakhir serta merupakan salah satu problem semua pemain Manchester United tersebut.

Paul Pogba yang cemerlang saat memperkuat Tim nas Perancis seperti kehilangan arah serta tidak memiliki kepastian posisinya di Manchester United. Dua bek Victor Lindelof dan Eric Bailly malah lebih parah lagi dengan kesalahan kesalahan vital menyebabkan gol. Kiper nomor satu David De Gea juga terlihat menurun setelah musim sensasional sebelumnya.

Tidak diragukan lagi skill skill serta kualitas kualitas pemain pemain Manchester United tetapi tidak diketahui kenapa mereka tidak bisa bermain kompak sebagai tim.

Bursa Transfer dari Direktur
Merupakan salah satu isu yang diberikan oleh Mourinho yang secara jelas menuduh direktur direktur Manchester United tidak bisa mendatangkan pemain pemain yang diincarnya. Mourinho secara terbuka menginginkan bek central serta pemain sayap tetapi direktur gagal mendatangkan pemain pemain seperti Toby Alderweireld, Yerry Mina maupun Harry Maguire.

Harga pemain pemain tersebut dibilang terlalu tinggi oleh direktur Manchester United maupun pemiliknya.